Syekh Sulaiman ar-Rasuli dan Penguatan Pendidikan Islam Tradisional di Minangkabau
Keywords:
Minangkabau, Pendidikan Islam, Syekh Sulaiman ar-Rasuli, Pendidikan SurauAbstract
Artikel ini membahas tentang pentingnya peran tokoh ulama dalam mempertahankan dan memperkuat tradisi keislaman di tengah modernisasi, khususnya di Minangkabau. Syekh Sulaiman ar-Rasuli yang dikenal sebagai ulama tradisional sekaligus pelopor pendidikan Islam berbasis nilai lokal, adalah salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran, pemikiran, dan strategi Syekh Sulaiman ar-Rasuli dalam upaya penguatan pendidikan Islam tradisional di Minangkabau. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-historis melalui studi pustaka terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Sulaiman ar-Rasuli berhasil menyatukan ajaran Islam dan adat Minangkabau dengan menggunakan pendekatan budaya dan mempertahankan sistem pendidikan surau dan madrasah sebagai basis transmisi keilmuan Islam tradisional. Selain itu, Syekh Sulaiman ar-Rasuli juga aktif merespons tantangan modernisasi dengan melakukan inovasi pendidikan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang berakar pada tradisi Ahlussunnah wal Jamaah. Artikel ini menunjukkan bahwa penguatan Islam tradisional tidak berarti menolak perubahan, akan tetapi yaitu mengelola perubahan secara bijak dengan tetap mempertahankan identitas islam dan kearifan lokal.





